Kamis, 14 September 2017

Makanan Khas Tradisional Papua "PAPEDA"


Papeda
Apakah kamu pernah mendengar Papeda? Atau pernahkan kamu melihat makanan yang teksturnya lengket seperti lem? Nah jika belum, makanan ini dapat kita temukan di daerah timur Indonesia yakni, Papua. Papeda merupakan makanan tradisional khas dari Papua. Papeda berbahan dasar tepung sagu. Teksturnya lengket seperti lem, bewarna putih, dan rasanya tawar.

Nah lalu kenapa ya namanya Papeda? Tidak banyak yang tau dari mana asal usul nama itu diberikan, dan kenapa masyarakat disana bisa menciptakan makanan demikian. Nah, Papua terkenal dengan daerah yang memiliki banyak sekali pohon sagunya, sehingga sagu dijadikan sebagai bahan dasar dalam membuat berbagai makanan disana , salah satunya papeda ini.



Masyarakat Papua lebih mengenal Papeda ini dengan istilah “Makanan Komunikasi” kenapa ya? Nah ini ada kisahnya. Membuat papeda, khususnya di daerah aslinya yakni Papua tidak dilakukan seorang diri, tetapi beramai- ramai. Nah, ketika pekerjaan ini dilakukan bersama- sama, , maka akan terjadilah pembicaraan- pembicaraan antar perorangan, obrolan- obrolan membahas apa saja, apakah itu permasalahan didaerah mereka, atau sekedar cerita- cerita ringan saja. Maka dari itu, terjalinlah banyak komunikasi antar sesama masyarakat. Tidak hanya ketika memasak, tetapi juga di meja makan, ketika makan. Mereka suka bercerita- cerita membahas apa saja. Maka dari situ lah, dari mulai dimasaknya papeda ini, hingga disantap bersama-sama antara keluarga orang perorang, atau masyarakat selalu terjalin komunikasi atau perbincangan. Sehingga dikenalah papeda ini sebagai “Makanan Komunikasi”. Makanan yang bisa menjalin terjadinya komunikasi.


http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbpapua/2014/06/30/budaya-sagu-dalam-jejak-tradisi-daerah-iv-di-kabupaten-kepulauan-yapen/
Berbicara tentang makanan tentu kita ingin tahu bukan bagaimana ya cara pembuatannya. Nah seperti yang dijelaskan tadi papeda terbuat dari bahan utama sagu atau tepung sagu yang dididihkan dengan air, hingga menjadi agak kental. Biasanya papeda dihidangkan bersama dengan ikan kuah kuning sebagai temannya, sehingga dapat membuat rasa papeda yang awalnya tawar, menjadi lebih nikmat karena mendapat rasa bumbu dari kuah ikan tadi. Ikan yang digunakan biasanya ikan tongkol dengan tambahan sayur tumis kangkung yang dicampur dengan daun pepaya.

https://mengenalpapua.wordpress.com/2015/11/05/papeda-kurang-lengkap-tanpa-ikan-kuah-kuning/
Cara memakan papeda ini pun sangat unik dan beragam. Ada yang menggunakan sendok, tapi ada juga yang menggunakan sumpit, dan kadang ada yang menyeruputnya langsung dipinggir piring. Tapi sepertinya jika kita menggunakan sendok, akan sedikit lebih sulit, karena tekstunya yang lengket, dan kental, susah untuk dimakan. Nah kalau penduduk asli di Papua, mereka tidak menggunakan sendok atau garpu, mereka menggunakan sumpit. Menggunakan sumpit untuk memakan papeda ini dengan cara melilitkan papeda beberapa kali ke sumpit barulah dimakan. Ada juga sebagian masyarakat terkadang memakannya dengan cara diseduh secara langsung dari pinngir piring. Ini menarik bukan.

http://www.kompasiana.com/widikurniawan/lengket-lengket-sedap-makan-lem-ala-suku-tolaki_5520161fa33311e02bb676c9

Nah, Papeda selain dihidangkan sebagai menu pokok keseharian masyarakat Papua, sering juga dihidangkan pada acara- acara tertentu, misalnya pada acara adat masyarakat Papua dan juga pada acara penting keluarga.
Kamu perlu tau, memakan makanan khas Papua ini, ternyata sangat bagus bagi kesehatan. Kenapa ya? Karena papeda terbuat dari bahan utama sagu tadi. Kita perlu tahu, sagu memiliki banyak sekali kandungan gizi, seperti protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, dan juga vitamin a, b,dan c. kandungan ini tentu sangat kita perlukan bagi tubuh kita. Apalagi karbohidrat yang mana kita butuhkan sebagai sumber energy utama bagi tubuh kita, yang biasanya banyak terkandung pada nasi, maka dari itulah dengan adanya papeda ini, masyarakat menjadikannya sebagai makanan pokok pengganti nasi. Papeda dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kembung, dan masih banyak lagi.
Nah, jika kalian penasaran ingin mencoba papeda ini, sekarang kita tidak perlu jauh- jauh ke Papau, karena di tempat makan di beberapa kota besar di Indonesia sudah ada yang menyediakan menu papeda ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SIFAT-SIFAT CAHAYA

            Cahaya merupakan sesuatu yang yang jelas tidak bisa terlepas dari kehidupa dimuka bumi ini. Cahaya adalah nama yang diberika...