Mewujudkan Cita-Cita Luhur Pendidikan Lewat Edmodo
Pendidikan adalah aset terbesar bangsa. Baik dan buruknya pendidikan suatu bangsa tentunya menjadi gambaran bagi tatanan kehidupan bangsa tersebut. Pendidikan bertujuan untuk kemajuan bangsa di masa mendatang. Hal ini jelaslah sangat di pengaruhi oleh proses pendidikan itu sendiri. Di Indonesia mestinya kita telah mampu menemukan cara terbaik untuk melaksanakan proses pendidikan tersebut, sebab negara kita sudah tidak miskin lagi akan pengalaman di dunia pendidikan. Proses pendidikan yang baik diharapkan dapat mewujudkan cita-cita pendidikan Indonesia.
Berdasarkan berbagai pengalaman dan penelitian di Indonesia tentang metode, strategi dan teknik pembelajaran, kita seharusnya sudah dapat membaca cara terbaik apa yang dapat kita terapkan dalam pembelajaran di era modernisasi saat ini. Teknologi tentunya memiliki peranan yang cukup besar dalam kehidupan manusia saat ini, khususnya di negara kita Indonesia. Teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia, yang memberikan dampak positif dan negatif.
Saat ini, sudah tidak tabu lagi jika kita harus berkata bahwa manusia bergantung pada teknologi. Setiap orang tentunya memiliki sudut pandang yang berbeda atas kenyataan ini. Dalam hal pendidikan seharusnya kita dapat memandang ini sebagai suatu keuntungan yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan pendidikan. Teknologi dapat kita jadikan sebagai kuda pacu untuk mengejar ketertinggalan kita dalam dunia pendidikan.
Penggunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran memang sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa sekolah saat ini. Tidak hanya disekolah-sekolah tinggi saja, tetapi juga dapat dan sudah dilakukan disekolah dasar. Penggunaan sistem teknologi informasi dalam bidang pendidikan biasa dikenal dengan istilah e-learning. E--learning merupakan sebuah sistem pendidikan yang menggunakan media internet serta alat pendukungnya guna menunjang proses belajar mengajar. Sebuah pendapat dari ahli, menyatakan, pembelajaran elektronik (e-learning) merupakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan (Internet, LAN, WAN) sebagai metode penyampaian, interaksi, dan fasilitasi serta didukung oleh berbagai bentuk layanan belajar lainnya (Brown, 2000; Feasey, 2001). Dapat disimpulkan bahwa e-learning ialah suatu bentuk proses pembelajaran yang memanfaatkan media internet guna menunjang aktivitas belajar mengajar siswa.
Pembelajaran menggunakan e-learning ini sebenarnya sudah mulai diterapkan dibeberapa sekolah dasar. Pelaksanaan e-learning yang sesuai dengan prosedurnya akan sangat membantu pengefektifan pembelajaran. Karena e-learning dapat memberikan kemudahan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, efektif dan efisien.
Selama ini dalam sistem pelaksanaanya, sekolah cenderung menggunakan segala sesuatu secara manual. Kertas, pulpen, pensil dan mesin pencetak menjadi andalan utama dalam proses pembelajaran. Hal ini tentu memiliki berbagai kelemahan, diantaranya membutuhkan biaya terus menerus, membutuhkan waktu yang cukup lama, dan sebagainya. Dengan e-learning kita dapat mengatasi berbagai permasalahan tersebut. Dengan e-learning kita justru dapat melakukan penghematan dengan tidak menggunakan kertas secara berlebihan, hal ini juga dapat dijadikan bentuk partisipasi untuk menjaga alam. Dengan e-learning guru dapat menghemat waktu yang biasa dipergunakan untuk mencetak soal, membagikan soal, dan sebagainya. Dengan e-learning guru dapat melaksakan itu semua dengan praktis.
Tidak tertutup kemungkinan bahwa setiap sekolah dapat menerapkan e-learning. Beberapa sekolah sudah menjadikan e-learning sebagai andalannya. Salah satu implementasinya yaitu dengan adanya kelas digital. Kelas digital ialah suatu ruang belajar yang didalamnya terdapat berbagai fasilitas yang memadai untuk berlangsungnya pembelajaran berbasis e-learning. Fasilitas itu secara garis besar kita sebut sebagai perangkat internet, yang tentunya terdiri dari perangkat komputer dan jaringan internet. Semua siswa di kelas digitas mestilah memperoleh fasilitas yang merata.
Pada tahap awal, guru haruslah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa tentang Teknologi Informasi. Tahap pertama ini tentu tidak sulit bagi guru. Sebab, saat ini TI bukanlah hal yang asing bagi guru. Selanjutnyaadalah bagaimana guru memanfaatkan TI tersebut sebagai alat yang dapat membantu mengefektifkan pembelajaran. Sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pembelajaran yang sudah diatur oleh kurikulum saja, akan tetapi kemampuannya di bidang TI pun akan semakin berkembang.
Penerapan kelas digital ini dibantu oleh program atau aplikasi yang ada di dalam komputer, yang dioperasikan menggunakan jaringan internet. Salah satu program atau aplikasi yang mampu menjalankan proses pembelajaran dengan sistem e-learning itu adalah Edmodo. Edmodo dirancang untuk guru dan siswa berada dalam suatu kelas berbasis online, dimana nantinya guru dan siswa dapat berkomunikasi, membahas pembelajaran, mengerjakan latihan, ulangan, ataupun tugas secara online. Edmodo ini diciptakan untuk mempermudah atau mengalihfungsikan sistem lama yakninya cara manual yang dipakai oleh guru menjadi sistem dengan berbasis digital atau online.
Sederhananya saja, edmodo merupakan aplikasi komputer yang dapat kita gunakan di komputer maupun smartphone. Aplikasi ini layaknya media sosial yang sangat mudah untuk diakses. Pada aplikasi ini terdapat tiga akses pengguna, yaitu akses untuk guru, siswa, dan orang tua. Ketiganya dapat terhubung dalam aplikasi edmodo. Hanya saja, terdapat perbedaan pada beberapa fitur dalam masing-masing akun tersebut. Hal ini tentunya sesuai dengan keperluannya.
Seperti yang telah kita bahas di atas, sistem pembelajaran manual telah menimbulkan berbagai kendala bagi guru dalam menjalankan proses pembelajaran. Jika kita kaji lebih detail lagi, sistem manual tersebut tidak hanya memberi kendala terhadap guru, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi siswa. Salah satu kerugiannya adalah siswa kehilangan banyak waktu efektif dalam belajarnya.
Nah, jika kita bandingkan dengan penggunaan edmodo, semuanya persoalan dan kendala yang dihadapi tersebut seolah menemukan jalan keluarnya. Segala “keruetan” yang dihadapi guru dalam pembelajaran, kini menjelma sebagai suatu hal yang praktis. Guru dapat langsung menginput soal pada group kelas yang ada di edmodo, tanpa harus mencetak, dan membagikannya secara manual. Untuk memeriksa hasil kerja siswa, biasanya guru harus menyediakan pulpen terlebih dahulu dan memeriksa lembaran jawaban siswa satu persatu. Sedangkan dengan Edmodo guru dapat membuat soal dengan langsung menetukan pilihan jawaban yang benar, yang nantinya akan menjadi kunci jawaban otomatis yang dapat menentukan benar atau salah jawaban yang diberikan oleh siswa. Setelah itu, nilai siswa juga dapat dikalkulasikan secara otomatis oleh sistem aplikasi edmodo, sehingga guru tidak perlu repot lagi menghitung / memeriksa satu persatu lembar kerja siswa.
Tidak hanya itu, buku dan modul atau bahan ajar pun dapat disediakan oleh guru dengan cara mengupload bahan langsung ke dalam kelas online yang telah dibuat. Sejalan dengan itu siswa juga dapat mendownload bahan yang telah diberikan oleh guru, kapanpun dan dimanapun mereka berada. Bahkan saat libur pun mereka masih bisa berkomunikasi dengan guru dan menjalankan kelas online atau hanya sekedar mengikuti kuis yang disediakan oleh guru.
Problema lain yang ditemui pada pembelajaran manual yaitu Pekerjaan Rumah (PR). Pemberian PR atau tugas biasanya menuntut siswa menuliskannya terlebih dahulu dalam buku PR. Sedangkan pada Edmodo dapat diterapkan dalam bentuk berbeda dan lebih canggih. Guru bisa mengirimkan tugas kapan saja kepada siswa. Setelah itu siswa dapat mengerjakan tugas tersebut dimana saja, karna aplikasi ini juga bisa diakses melalui telfon genggam berbasis android. Siswa dapat langsung mengumpulkan tugas setelah selesai mengerjakannya atau ketika batas waktu yang ditentukan guru. Guru pun seketika dapat mengetahui siswa yang sudah mengumpulkan tugas, serta melihat nilai masing-masing siswa.
Satu hal lagi yang tidak kalah menariknya dari edmodo adalah memudahkan orang tua siswa untuk memantau perkembangan belajar anaknya. Edmodo memfasilitasi orang tua untuk dapat terlibat dalam memantau perkembangan belajar anaknya. Fasilitas tersebut tidak hanya memberi akses kepada orang tua untuk melihat perkembangan belajar anak, namun juga sebagai sarana komunikasi bagi orang tua dan guru. Hal ini tentu akan memberi dampak lebih baik untuk mencapai prestasi belajar anak.
Fasilitas pembuatan akun pada orang tua juga cukup praktis. Orang tua akan mendapatkan kode untuk pembuatan akun pada laman akun anak mereka, setelah mengisi data orang tua akan dapat mengakses laman akun edmodo mereka. Pada akun ini orang tua dapat melihat beberapa tampilan seperti guru yang mengajar anak mereka, tugas yang diberikan oleh guru, catatan, jadwal kegiatan yang nantinya akan dilakukan guru bersama orang tua. Nantinya orang tua dapat mengontrol kegiatan anak-anak mereka terkait proses pembelajaran.
Gambaran sederhana pelaksanaan pembelajaran yang telah saya lakukan dalam kelas saya terkait bagaimana penggunaan edmodo yang terhubung pada tiga akun, yakni edmodo guru, edmodo siswa, dan edmodo orang tua dapat saya gambarkan seperti dibawah ini;
Pertama, edmodo guru. Disini saya sebagai guru mempunyai satu akun yang nantinya akan saya pergunakan dalam proses pembelajaran dalam jaringan edmodo ini, terdapat beberapa fitur yang dapat saya akses, misal pada beranda edmodo, terdapat fitur seperti task atau tugas, quiz, serta modul. Fitur-fitur inilah yang saya gunakan untuk menjalankan proses pembelajaran baik dikelas maupun diluar kelas. Ketika saya ingin mengadakan latihan, ulangan, dan ujian yang biasa disebut dengan UDJ (Ujian dalam Jaringan) sayadapat memilih menu kuiz. Pada pilihan ini saya akan menginput soal yang akan diujikan . Pada sistem ini terdapat beberapa jenis pilihan soal yang dapat diujikan, yakni pilihan ganda, jawaban pendek, serta uraian. Setelah soal selesai, selanjutnya saya bisa memilih menu waktu, dimana menu ini nantinya berfungsi untuk menentukan jangka waktu pengerjaan soal yang akan siswa saya ujikan, sehingga jika ada siswa saya yang terlambat mengirimkan jawaban, akan ada tanda late pada notifikasi akun saya. Setelah soal sudah selesai, saya akan megirimkan soal tersebut ke dalam group kelas saya.
Kedua, berlanjut ke edmodo siswa. Pada edmodo siswa juga terdapat beberapa fitur yang mereka manfaatkan. Siswa dapat mendownload modul beserta soal ujian seperti yang saya lakukan diatas. Ketika soal sudah saya kirim pada group kelas di edmodo, siswa akan menerima notifikasi di masing-masing akun mereka untuk selanjutnya mereka dapat membuka soal yang saya berikan serta dapat langsung mengerjakannya. Siswa mengerjakan soal seperti biasa, dengan memilih pilihan jawaban yang benar. Setelah selesai, siswa dapat men-submit jawaban mereka dan secara otomatis notifikasi akan muncul pada akun saya. Pada beberapa kategori seperti soal pilihan ganda siswa dapat langsung mengetahui benar atau salah jawabannya, sebab saya sudah menentukan pilihan jawaban yang tepat pada sistem, dan untuk pilihan lain seprti isian, dan uraian, siswa juga dapat mengetahui nilai mereka pada akunnya ketika saya sudah memeriksa hasil pekerjaan mereka. Inilah salah satu hal yang memudahkan dan membuat siswa lebih tertarik dan bersemangat untuk mengerjakan ulangan atau ujian, karna dirasa praktis dan efisien.
Ketiga, pada akun orang tua. Sebagaimana yang telah dijabarkan diatas, ketika orang tua sudah membuat akun mereka yang dapat langsung terhubung dengan guru dan siswa, maka dalam pelaksanaan kuis tadi orang tua juga dapat melihat langsung proses pelaksanaan ujian yang saya dan orang tua sudah lakukan. Orang tua dapat mengetahui nilai anak mereka yang telah saya berikan. Jika terdapat beberapa hal yang nantinya akan didiskusikan oleh saya , orang tua nantinya bisa mengirimkan feedback kepada saya pada menu pilihan pesan. Menu pesan ini terdapat pada edmodo orang tua, guru, dan siswa. Sehingga kami guru, siswa, dan orang tua dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya dalam jaringan edmodo ini.
Program yang telah dilaksanakan ini tampak berjalan sangat baik, siswa yang antusias melaksanakan ujian dari biasanya, orang tua yang merasa ikut terlibat aktif dalam melihat perkembangan belajar anaknya secara langsung, serta guru yang dimudahkan dengan beberapa batuan dari aplikasi ini, serta dapat menjadi lebih produktif baik dalam mengembangkan soal serta bahan ajar yang akan diberikan kepada siswa. Bisa dibilang penggunaa aplikasi edmodo ini sangat praktis.
Fakta-fakta tersebut menggambarkan banyaknya kemudahan yang dapat diberikan sebuah aplikasi berbasis internet dalam proses belajar mengajar. Selain mempermudah pembelajaran disekolah, ada banyak hal lagi yang dapat saya gunakan demi kelancaran proses pembelajaran. Banyak keuntungan dan kemudahan yang bisa dirasakan. Pembelajaran akan terasa lebih menyenangkan, waktu akan sangat tersa berkualitas, dan tentunya meminimalisir pemborosan biaya.
Pendidikan berbasiskan e-learning ini akan menjadikan komunikasi antara guru dan siswa menjadi lebih mudah, membuat siswa akan lebih antusias dalam pelaksanaan pembelajaran yang bagi mereka “keren”, mereka akan lebih aktif, tertarik mencoba semua yang ada di apliaksi, terus mengupulkan poin demi poin yang juga disediakan aplikasi ini guna memancing agar siswa terus aktif dalam pelaksanaan pembelajaran melalui e-learning.
Pada dasarnya penggunan e-learning disekolah adalah salah satu bentuk pembaharauan. Pembaharuan baik untuk seluruh komponen yang ada disekolah atapun pribadinya. Dengan e-learning pembelajaran lebih hemat dari segi waktu dan biaya. Dengan e-learning siswa menjadi lebih aktif, dan melalui elearning jugalah pembelajaran akan terasa lebih menyenangkan.
Bagi sekolah-sekolah yang mempunyai kesempatan untuk melaksanakan program ini, tentunya akan sangat bagus. Hal ini akan memberikan dampak yang besar terhadap sekolah, terhadap guru, dan terutama terhadap siswa. Dengan mulai terlatihnya ia mengggunakan TI sedari dini, maka mereka tidak akan bimbang lagi untuk melanjutkan serta meningkatkan kemampuan diri di masa yang akan datang.
Penerapan e-learning di sekolah dasar adalah wujud kemajuan pendidikan Indonesia. Penerapan e-learning adalah bentuk penolakan atas ketertinggalan kita di bidang pendidikan. Penerapan e-learning adalah upaya terbaik yang dapat kita terapkan untuk mewujudkan tujuan pendidikan. adalah solusi terbaik atas kendala-kendala yang menghantui dunia pendidikan kita.

