Sabtu, 22 September 2018

SIFAT-SIFAT CAHAYA


            Cahaya merupakan sesuatu yang yang jelas tidak bisa terlepas dari kehidupa dimuka bumi ini. Cahaya adalah nama yang diberikan manusia pada radiasi yang dapat dilihat oleh mata manusia. Cahaya merupakan gelombang eloktromagnetik, yaitu gelombang yang getarannya adalah medan listrik dan medan magnet. Berdasarkan jenisnya, cahaya dibedakan menjadi cahaya yang tampak dan cahaya yang tidak tampak. Cahaya tampak adalah cahaya yang jika mengenai benda maka benda tersebut akan dapat dilihat oleh manusia, contoh cahaya matahari. Cahaya tak tampak adalah cahaya yang bila mengenai benda tidak akan tampak lebih terang atau masih sama sebelum terkena cahaya. Contoh cahaya tak tampak adalah sinar inframerah dan sinar x. Cahaya tampak dibagi menjadi 2 yaitu monokromatik dan polikromatik. Monokromatik adalah satu cahaya yang terdiri dari satu warna, contohnya merah. Sedangkan polikromatik adalah satu cahaya yang terdiri dari beberapa warna, contohnya ungu, merupakan kombinasi antara merah dan biru.
           Kita memerlukan cahaya untuk dapat melihat. Benda-benda yang ada di sekitar kita dapat kita lihat apabila ada cahaya yang mengenai benda tersebut dan cahaya yang mengenai benda tersebut dipantulkan oleh benda ke mata kita. Walaupun benda terkena cahaya, jika pantulannya terhalang dari mata kita, kita tidak dapat melihat benda tersebut, misalnya suatu benda yang berada di balik tirai atau tembok.  
Sifat-sifat Cahaya :
1. Cahaya Merambat Lurus
  Saat berjalan di kegelapan, kita memerlukan senter. Cahaya dari lampu senter arah rambatannya menurut garis lurus. Atau ketika kita melihat cahaya matahari yang menerobos masuk melalui genting. Kedua hal tersebut membuktikan bahwa cahaya merambat lurus. Kegiatan yang dapat untuk membuktikan bahwa cahaya merambat lurus adalah dengan menggunakan karton yang diberi lubang seperti gambar di samping. Ketika lobang karton
disusun lurus kita dapat melihat cahaya lilin, namun ketika salah satu lobang digeser kita tidak bisa lagi melihat cahaya tersebut. Sifat cahaya yang selalu merambat lurus ini dimanfaatkan manusia pada pembuatan lampu senter dan lampu kendaraan bermotor.
2. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening
      Amatilah ketika kamu berjalan di bawah cahaya matahari. Ke mana pun kamu berjalan, selalu diikuti oleh bayanganmu sendiri. Bayang-bayang tubuhmu akan hilang ketika kamu masuk ke dalam rumah atau berlindung di balik pohon yang besar. Bayangan terbentuk karena cahaya tidak dapat menembus suatu benda. Ketika cahaya mengenai tubuhmu, cahaya tidak dapat menembus tubuhmu sehingga terbentuklah bayangan. Begitu pula ketika cahaya mengenai rumahmu dan pohon yang besar. Bayangan adalah daerah gelap yang terbentuk akibat cahaya tidak dapat menembus suatu benda. Bayangan dibedakan menjadi dua, yakni bayangan nyata dan bayangan maya. Bayangan maya (semu) adalah bayangan yang dapat dilihat mata, tapi tidak dapat ditangkap pada layar, sedangkan bayangan nyata adalah bayangan yang dapat ditangkap layar. 
3. Cahaya dapat dipantulkan
      Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah saat kita bercermin. Bayangan tubuh kita akan terlihat di cermin, karena cahaya yang dipantulkan tubuh kita, saat mengenai permukaan cermin, dipantulkan, atau dipancarkan kembali hingga masuk ke mata kita. Pemantulan pada cermin, termasuk pemantulan teratur. Pemantulan teratur terjadi pada benda yang permukaannya rata dan mengkilap/licin. Pada benda semacam ini, cahaya dipantulkan dengan arah yang sejajar, sehingga dapat membentuk bayangan benda dengan sangat baik. Pada benda yang permukaannya tidak rata, cahaya yang datang dipantulkan dengan arah yang tidak beraturan. Pemantulan semacam ini disebut pemantulan baur, atau pemantulan difus. 
4. Cahaya Dapat Dibiaskan
    Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya, saat melewati dua medium yang berbeda kerapatannya. Pembiasan cahaya dimanfaatkan manusia dalam pembuatan berbagai alat optik. Apabila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Misalnya cahaya merambat dari udara ke air. Sebaliknya, apabila cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat, cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Misalnya cahaya merambat dari air ke udara. 
5. Cahaya dapat diuraikan
       Cahaya putih seperti cahaya matahari termasuk jenis cahaya polikromatik. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang tersusun atas beberapa komponen warna. Cahaya putih tersusun atas spektrum-spektrum cahaya yang berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru,
nila, dan ungu. Spektrum warna yang tidak dapat diuraikan lagi disebut cahaya monokromatik.  Cahaya putih dapat diuraikan. Saat melewati prisma, cahaya putih akan mengalami dispersi (penguraian).  Contoh peristiwa dispersi cahaya yang terjadi secara alami adalah peristiwa terbentuknya pelangi. Pelangi terbentuk dari cahaya matahari yang diuraikan oleh titik-titik air hujan di langit. Cahaya matahari yang kita lihat berwarna putih. Namun, sebenarnya cahaya matahari tersusun atas banyak cahaya berwarna.
(sumber : beberapa sumber edited)
Silahkan tonton vidio oleh saya yang sederhana ini 😁😁
jangan lupa subscribe yaaa😘

 

 (sumber:https://youtu.be/M_zyb4HLt9E)


Senin, 06 November 2017

PLUVIOPHIL 'A Lover of Rain'

A novel by Desi
PLUVIOPHIL
A Lover of Rain




Hujan.. akan banyak rangkaian kata tercipta ketika aku bercerita tentangnya.

Beribu alasan tak cukup untuk menjelaskan mengapa aku menyukai butiran- butiran beningnya.

ketika ia jatuh tepat di hamparan wajah, ah sejuknya luruh hingga jiwa.

Suara, aroma, dinginya, menyatu sempurna bersama segelas cappuccino hangat lahirkan romantisme alami dari hati.

Kau, yang bertanya mengapa aku menyukai hujan, sungguhkah kau ingin aku menjawabnya?

Pejamkan kelopak matamu! Di kejauhan akan terdengar gemuruh yang akan mengantarkan ia untuk jatuh bercumbu dengan tanah, kau hampiri ia, sambut ia dengan kedua tangan mu, menjulur laksana hendak mendekap erat rintiknya. Tegadahkan wajahmu bersiap menyambut lembut dan dingin sentuhnya. Hirup aroma khas saat ia jatuh menyentuh hamparan bumi.  Aroma khas yang akan membuat memori otakmu berputar kembali kepada kenangan- kenangan bersamanya dimasa silam.

Nah apa yang kau rasa?

Aku tau yang kau rasa, bahkan lebih dari yang kau rasa.

Sekarang buka matamu. Pandangi ia. Pandangi butiran- butiran bening yang jatuh di hadapanmu, di tubuhmu,  maka kau akan tahu jawaban atas tanyamu itu.
Berlebihan?

Tidak! Bagiku,

“hujan, hidupkan hidupku, hujan, menyamarkan bayanganku, hujan teduhkan emosiku, hujan ukir senyum dibibirku, hujan damaikan segenap jiwa ragaku, hujan ukir engkau dihatiku..
 

-Desi-







DAFTAR ISI

PROLOG : BASAH

1.     Cinta Pertama (hujan)

2.     Menari bersama hujan

3.     Hujan di kegelapan

4.     Dingin

5.     Senandung rindu

6.     Hujan belum reda

7.     Hujan itu romantis

8.     Hujan bulan Desember

9.     Pluviophil
10. Memintal hujan
 


Sabtu, 14 Oktober 2017

Mewujudkan Cita-Cita Luhur Pendidikan Lewat Edmodo


Mewujudkan Cita-Cita Luhur Pendidikan Lewat Edmodo
Oleh: Desi, S.Pd


Pendidikan adalah aset terbesar bangsa. Baik dan buruknya pendidikan suatu bangsa tentunya menjadi gambaran bagi tatanan kehidupan bangsa tersebut. Pendidikan bertujuan untuk kemajuan bangsa di masa mendatang. Hal ini jelaslah sangat di pengaruhi oleh proses pendidikan itu sendiri. Di Indonesia mestinya kita telah mampu menemukan cara terbaik untuk melaksanakan proses pendidikan tersebut, sebab negara kita sudah tidak miskin lagi akan pengalaman di dunia pendidikan. Proses pendidikan yang baik diharapkan dapat mewujudkan cita-cita pendidikan Indonesia.
Berdasarkan berbagai pengalaman dan penelitian di Indonesia tentang metode, strategi dan teknik pembelajaran, kita seharusnya sudah dapat membaca cara terbaik apa yang dapat kita terapkan dalam  pembelajaran di era modernisasi saat ini. Teknologi tentunya memiliki peranan yang cukup besar dalam kehidupan manusia saat ini, khususnya di negara kita Indonesia. Teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia, yang memberikan dampak positif dan negatif.
Saat ini, sudah tidak tabu lagi jika kita harus berkata bahwa manusia bergantung pada teknologi. Setiap orang tentunya memiliki sudut pandang yang berbeda atas kenyataan ini. Dalam hal pendidikan seharusnya kita dapat memandang ini sebagai suatu keuntungan yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan pendidikan. Teknologi dapat kita jadikan sebagai kuda pacu untuk mengejar ketertinggalan kita dalam dunia pendidikan.
Penggunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran memang sudah mulai dilaksanakan oleh beberapa sekolah saat ini. Tidak hanya disekolah-sekolah tinggi saja, tetapi juga dapat dan sudah dilakukan disekolah dasar. Penggunaan sistem teknologi informasi dalam bidang pendidikan biasa dikenal dengan istilah e-learning. E--learning merupakan sebuah sistem pendidikan yang menggunakan media internet serta alat pendukungnya guna menunjang proses belajar mengajar. Sebuah pendapat dari ahli, menyatakan, pembelajaran elektronik (e-learning) merupakan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan jaringan (Internet, LAN, WAN) sebagai metode penyampaian, interaksi, dan fasilitasi serta didukung oleh berbagai bentuk layanan belajar lainnya (Brown, 2000; Feasey, 2001). Dapat disimpulkan bahwa e-learning ialah suatu bentuk proses pembelajaran yang memanfaatkan media internet guna menunjang aktivitas belajar mengajar siswa.
Pembelajaran menggunakan e-learning ini sebenarnya sudah mulai diterapkan dibeberapa sekolah dasar. Pelaksanaan e-learning yang sesuai dengan prosedurnya akan sangat membantu pengefektifan pembelajaran. Karena e-learning dapat memberikan kemudahan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, efektif dan efisien.
Selama ini dalam sistem pelaksanaanya, sekolah cenderung menggunakan segala sesuatu secara manual. Kertas, pulpen, pensil dan mesin pencetak menjadi andalan utama dalam proses pembelajaran. Hal ini tentu memiliki berbagai kelemahan, diantaranya membutuhkan biaya terus menerus, membutuhkan waktu yang cukup lama, dan sebagainya. Dengan e-learning kita dapat mengatasi berbagai permasalahan tersebut. Dengan e-learning kita justru dapat melakukan penghematan dengan tidak menggunakan kertas secara berlebihan, hal ini juga dapat dijadikan bentuk partisipasi untuk menjaga alam. Dengan e-learning guru dapat menghemat waktu yang biasa dipergunakan untuk mencetak soal, membagikan soal, dan sebagainya. Dengan e-learning guru dapat melaksakan itu semua dengan praktis.
Tidak tertutup kemungkinan bahwa setiap sekolah dapat menerapkan e-learning. Beberapa sekolah sudah menjadikan e-learning sebagai andalannya. Salah satu implementasinya yaitu dengan adanya kelas digital. Kelas digital ialah suatu ruang belajar yang didalamnya terdapat berbagai fasilitas yang memadai untuk berlangsungnya pembelajaran berbasis e-learning. Fasilitas itu secara garis besar kita sebut sebagai perangkat internet, yang tentunya terdiri dari perangkat komputer dan jaringan internet. Semua siswa di kelas digitas mestilah memperoleh fasilitas yang merata.
Pada tahap awal, guru haruslah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa tentang Teknologi Informasi. Tahap pertama ini tentu tidak sulit bagi guru. Sebab, saat ini TI bukanlah hal yang asing bagi guru. Selanjutnyaadalah bagaimana guru memanfaatkan TI tersebut sebagai alat yang dapat membantu mengefektifkan pembelajaran. Sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pembelajaran yang sudah diatur oleh kurikulum saja, akan tetapi kemampuannya di bidang TI pun akan semakin berkembang.
Penerapan kelas digital ini dibantu oleh program atau aplikasi yang ada di dalam komputer,  yang dioperasikan menggunakan jaringan internet. Salah satu program atau aplikasi yang mampu menjalankan proses pembelajaran dengan sistem e-learning itu adalah Edmodo. Edmodo dirancang untuk guru dan siswa berada dalam suatu kelas berbasis online, dimana nantinya guru dan siswa dapat berkomunikasi, membahas pembelajaran, mengerjakan latihan, ulangan, ataupun tugas secara online. Edmodo ini diciptakan untuk mempermudah atau mengalihfungsikan sistem lama yakninya cara manual yang dipakai oleh guru  menjadi sistem dengan berbasis digital atau online.
Sederhananya saja, edmodo merupakan aplikasi komputer yang dapat kita gunakan di komputer maupun smartphone. Aplikasi ini layaknya media sosial yang sangat mudah untuk diakses. Pada aplikasi ini terdapat tiga akses pengguna, yaitu akses untuk guru, siswa, dan orang tua. Ketiganya dapat terhubung dalam aplikasi edmodo. Hanya saja, terdapat perbedaan pada beberapa fitur dalam  masing-masing akun tersebut. Hal ini tentunya sesuai dengan keperluannya.
Seperti yang telah kita bahas di atas, sistem pembelajaran manual telah menimbulkan berbagai kendala bagi guru dalam menjalankan proses pembelajaran. Jika kita kaji lebih detail lagi, sistem manual tersebut tidak hanya memberi kendala terhadap guru, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi siswa. Salah satu kerugiannya adalah siswa kehilangan banyak waktu efektif dalam belajarnya.
Nah, jika kita bandingkan dengan penggunaan edmodo, semuanya persoalan dan kendala yang dihadapi tersebut seolah menemukan jalan keluarnya. Segala “keruetan” yang dihadapi guru dalam pembelajaran, kini menjelma sebagai suatu hal yang praktis. Guru dapat langsung menginput soal pada group kelas yang ada di edmodo, tanpa harus mencetak, dan membagikannya secara manual. Untuk memeriksa hasil kerja siswa, biasanya guru harus menyediakan pulpen terlebih dahulu dan memeriksa lembaran jawaban siswa satu persatu. Sedangkan dengan Edmodo guru dapat membuat soal dengan langsung menetukan pilihan jawaban yang benar, yang nantinya akan menjadi kunci jawaban otomatis yang dapat menentukan benar atau salah jawaban yang diberikan oleh siswa. Setelah itu, nilai siswa juga dapat dikalkulasikan secara otomatis oleh sistem aplikasi edmodo, sehingga guru tidak perlu repot lagi menghitung / memeriksa satu persatu lembar kerja siswa.
Tidak hanya itu, buku dan modul atau  bahan ajar pun dapat disediakan oleh guru dengan cara mengupload bahan langsung ke dalam kelas online yang telah dibuat. Sejalan dengan itu siswa juga dapat mendownload bahan yang telah diberikan oleh guru, kapanpun dan dimanapun mereka berada. Bahkan saat libur pun mereka masih bisa berkomunikasi dengan guru dan menjalankan kelas online atau hanya sekedar mengikuti kuis yang disediakan oleh guru.
Problema lain yang ditemui pada pembelajaran manual yaitu Pekerjaan Rumah (PR). Pemberian PR atau tugas biasanya menuntut siswa menuliskannya terlebih dahulu dalam buku PR. Sedangkan pada Edmodo dapat diterapkan dalam bentuk berbeda dan lebih canggih. Guru bisa mengirimkan tugas kapan saja kepada siswa. Setelah itu siswa dapat mengerjakan tugas tersebut dimana saja, karna aplikasi ini juga bisa diakses melalui telfon genggam berbasis android. Siswa dapat langsung mengumpulkan  tugas setelah selesai mengerjakannya atau ketika batas waktu yang ditentukan guru. Guru pun seketika dapat mengetahui siswa yang sudah mengumpulkan tugas, serta melihat nilai masing-masing siswa.
Satu hal lagi yang tidak kalah menariknya dari edmodo adalah memudahkan orang tua siswa untuk memantau perkembangan belajar anaknya. Edmodo memfasilitasi orang tua untuk dapat terlibat dalam memantau perkembangan belajar anaknya. Fasilitas tersebut tidak hanya memberi akses kepada orang tua untuk melihat perkembangan belajar anak, namun juga sebagai sarana komunikasi bagi orang tua dan guru. Hal ini tentu akan memberi dampak lebih baik untuk mencapai prestasi belajar anak.
Fasilitas pembuatan akun pada orang tua juga cukup praktis.  Orang tua akan mendapatkan kode untuk pembuatan akun pada laman akun anak mereka,  setelah mengisi data orang tua akan dapat mengakses laman akun edmodo mereka.  Pada akun ini orang tua dapat melihat beberapa tampilan seperti guru yang mengajar anak mereka,  tugas yang diberikan oleh guru,  catatan,  jadwal  kegiatan yang nantinya akan dilakukan guru bersama orang tua. Nantinya orang tua dapat mengontrol kegiatan anak-anak mereka terkait proses pembelajaran. 
Gambaran sederhana pelaksanaan pembelajaran yang telah saya lakukan dalam kelas saya terkait bagaimana penggunaan edmodo yang terhubung pada tiga akun, yakni edmodo guru, edmodo siswa, dan edmodo orang tua dapat saya gambarkan seperti dibawah ini;
 Pertama, edmodo guru. Disini saya sebagai guru mempunyai satu akun yang nantinya akan saya pergunakan dalam  proses pembelajaran dalam jaringan edmodo ini, terdapat beberapa fitur yang dapat saya akses, misal pada beranda edmodo, terdapat fitur seperti  task atau tugas,  quiz,  serta modul. Fitur-fitur inilah yang saya gunakan untuk menjalankan proses pembelajaran baik dikelas maupun diluar kelas. Ketika saya ingin mengadakan latihan,  ulangan,  dan ujian yang biasa disebut dengan UDJ (Ujian dalam Jaringan) sayadapat memilih menu kuiz. Pada pilihan ini saya akan menginput soal yang akan diujikan . Pada sistem ini terdapat beberapa jenis pilihan soal yang dapat diujikan,  yakni pilihan ganda,  jawaban pendek,  serta uraian. Setelah soal selesai, selanjutnya saya bisa memilih menu waktu, dimana menu ini nantinya berfungsi untuk menentukan jangka waktu pengerjaan soal yang akan siswa saya ujikan, sehingga jika ada siswa saya yang terlambat mengirimkan  jawaban, akan ada tanda late pada notifikasi akun saya. Setelah soal sudah selesai, saya akan megirimkan soal tersebut ke dalam group kelas saya.
Kedua, berlanjut ke  edmodo siswa. Pada edmodo siswa juga terdapat beberapa fitur yang mereka manfaatkan. Siswa dapat mendownload modul beserta soal ujian seperti yang saya lakukan diatas. Ketika soal sudah saya kirim pada group kelas di edmodo, siswa akan menerima notifikasi di masing-masing akun mereka untuk selanjutnya mereka dapat membuka soal yang saya berikan serta dapat langsung mengerjakannya.  Siswa mengerjakan soal seperti biasa, dengan memilih pilihan jawaban yang benar. Setelah selesai, siswa dapat men-submit jawaban mereka dan secara otomatis notifikasi akan muncul pada akun saya. Pada beberapa kategori seperti soal pilihan ganda siswa dapat langsung mengetahui benar atau salah jawabannya,  sebab  saya sudah menentukan pilihan jawaban yang tepat pada sistem, dan untuk pilihan lain seprti isian, dan uraian, siswa juga dapat mengetahui nilai mereka pada akunnya  ketika saya sudah memeriksa hasil pekerjaan mereka.  Inilah salah satu hal yang memudahkan dan membuat siswa lebih tertarik dan bersemangat untuk mengerjakan ulangan atau ujian, karna dirasa praktis dan efisien.
Ketiga, pada akun orang tua. Sebagaimana yang telah dijabarkan diatas, ketika orang tua sudah membuat akun mereka yang dapat langsung terhubung dengan guru dan siswa, maka dalam pelaksanaan kuis tadi orang tua juga dapat melihat langsung proses pelaksanaan ujian yang saya dan orang tua sudah lakukan. Orang  tua dapat mengetahui nilai anak mereka yang telah saya berikan. Jika terdapat beberapa hal yang nantinya akan didiskusikan oleh saya , orang tua nantinya bisa mengirimkan feedback kepada saya pada menu pilihan pesan. Menu pesan ini terdapat pada edmodo orang tua, guru, dan siswa. Sehingga kami guru, siswa, dan orang tua dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya dalam jaringan edmodo ini.
Program yang telah dilaksanakan ini tampak berjalan sangat baik, siswa yang antusias melaksanakan ujian dari biasanya, orang tua yang merasa ikut terlibat aktif dalam melihat perkembangan belajar anaknya secara langsung, serta guru yang dimudahkan dengan beberapa batuan  dari aplikasi ini, serta dapat menjadi lebih produktif baik dalam mengembangkan soal serta bahan ajar yang akan diberikan kepada siswa. Bisa dibilang penggunaa aplikasi edmodo ini sangat praktis.
Fakta-fakta tersebut menggambarkan banyaknya kemudahan yang dapat diberikan sebuah aplikasi berbasis internet dalam proses belajar mengajar. Selain mempermudah pembelajaran disekolah, ada banyak hal lagi yang dapat saya gunakan demi kelancaran proses pembelajaran. Banyak keuntungan  dan kemudahan yang bisa dirasakan. Pembelajaran akan terasa lebih menyenangkan, waktu akan sangat tersa berkualitas, dan tentunya meminimalisir pemborosan biaya.
Pendidikan berbasiskan e-learning  ini akan menjadikan komunikasi antara guru dan siswa menjadi lebih mudah, membuat siswa akan lebih antusias dalam pelaksanaan pembelajaran yang bagi mereka  “keren”, mereka akan lebih aktif, tertarik mencoba semua yang ada di apliaksi, terus mengupulkan poin demi poin yang juga disediakan aplikasi ini guna memancing agar siswa terus aktif dalam pelaksanaan pembelajaran melalui e-learning.
Pada dasarnya penggunan e-learning disekolah adalah salah satu bentuk pembaharauan. Pembaharuan baik untuk seluruh komponen yang ada disekolah atapun pribadinya. Dengan e-learning pembelajaran lebih hemat dari segi waktu dan  biaya. Dengan e-learning siswa menjadi lebih aktif, dan melalui elearning jugalah pembelajaran akan terasa lebih menyenangkan.
Bagi sekolah-sekolah yang mempunyai kesempatan untuk melaksanakan program ini, tentunya akan sangat bagus. Hal ini akan memberikan dampak yang besar terhadap sekolah, terhadap guru, dan terutama terhadap siswa. Dengan mulai terlatihnya ia mengggunakan TI  sedari dini, maka mereka tidak akan bimbang lagi untuk melanjutkan serta meningkatkan kemampuan diri di masa yang akan datang.


Penerapan e-learning di sekolah dasar adalah wujud kemajuan pendidikan Indonesia. Penerapan e-learning adalah bentuk penolakan atas ketertinggalan kita di bidang pendidikan. Penerapan e-learning adalah upaya terbaik yang dapat kita terapkan untuk mewujudkan tujuan pendidikan.  adalah solusi terbaik atas kendala-kendala yang menghantui dunia pendidikan kita.

SIFAT-SIFAT CAHAYA

            Cahaya merupakan sesuatu yang yang jelas tidak bisa terlepas dari kehidupa dimuka bumi ini. Cahaya adalah nama yang diberika...